Waruna Group terus memperkuat kompetensi tenaga kerja dalam pemasangan scaffolding yang aman dan sesuai standar melalui Training Scaffolding yang dilaksanakan secara langsung di Dock VII PT Waruna Shipyard Indonesia (WSI), salah satu entitas dalam Waruna Group. Pada periode Mei–September 2026, program ini telah dilaksanakan dalam delapan batch dengan total 102 peserta, yang mayoritas merupakan pekerja scaffolding dari perusahaan subkontraktor.
Pelatihan dilaksanakan secara bertahap dari Batch I hingga Batch VIII. Mulai Batch VI, program ini turut melibatkan karyawan WSI, sehingga cakupan pembekalan kompetensi semakin luas. Dalam pelaksanaannya, Scaffolding Group Leader bertindak sebagai trainer internal yang memberikan arahan teknis, dengan pengawasan dari HSE/Project Safety Inspector untuk memastikan aspek keselamatan diterapkan pada setiap tahapan pelatihan.
Kegiatan diawali dengan briefing keselamatan kerja, termasuk pemeriksaan alat pelindung diri (APD) dan full body harness. Peserta kemudian mempraktikkan tahapan pemasangan scaffolding, mulai dari pemasangan empat tiang standar, ledger dan transom, ledger keliling, bracing, serta pipa bracing keliling, hingga pemasangan lantai dan platform scaffolding menggunakan steel plank.

Selain praktik pemasangan, peserta juga dibekali pemahaman mengenai penggunaan kunci ratchet yang benar, pemasangan safety railing sebagai bagian dari sistem perlindungan terhadap risiko jatuh, teknik aman saat memanjat pipa, penempatan tangga yang tepat, serta pengikatan tangga menggunakan kawat. Setelah proses pemasangan selesai, peserta melakukan inspeksi terhadap scaffolding yang telah dirakit untuk memeriksa kesesuaian pemasangan dan aspek keselamatannya.
Melalui pendekatan praktik langsung di lapangan, peserta memperoleh kesempatan untuk memahami prosedur pemasangan sekaligus menerapkan prinsip keselamatan dalam kondisi kerja nyata. Pendampingan dari Scaffolding Group Leader dan pengawasan HSE/Project Safety Inspector turut memperkuat pemahaman peserta mengenai metode kerja yang tepat, penggunaan perlengkapan keselamatan, dan penerapan praktik kerja aman (safe working practices).

Melalui program ini, Waruna Group menegaskan komitmennya terhadap penerapan prinsip safety first, pengembangan tenaga kerja yang kompeten, dan kepatuhan terhadap standar kerja. Training Scaffolding direncanakan berlanjut hingga akhir 2026 melalui batch berikutnya sesuai kebutuhan operasional. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat memperkuat keterampilan pekerja sekaligus mendukung penerapan standar keselamatan secara konsisten di lingkungan galangan kapal.